Ahliqq: Praktek Kuno Kebijaksanaan dan Kasih Sayang


Ahliqq, juga dikenal sebagai Ahlul-Quran, adalah praktik kuno yang berakar pada ajaran Al-Quran yang menekankan kebijaksanaan dan kasih sayang dalam semua aspek kehidupan. Kata Ahliqq berasal dari kata Arab “Ahl” yang berarti manusia dan “Quran” yang mengacu pada kitab suci Islam. Ahliqq adalah cara hidup yang mendorong individu untuk mewujudkan kebajikan kebijaksanaan dan kasih sayang dalam interaksi mereka dengan orang lain dan dalam pertumbuhan dan perkembangan pribadi mereka.

Praktik Ahliqq sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW, yang mencontohkan keutamaan ini dalam ajaran dan tindakannya. Al-Qur’an, yang dianggap sebagai panduan utama bagi umat Islam, berisi banyak ayat yang menekankan pentingnya kebijaksanaan dan kasih sayang. Misalnya dalam surat Al-Baqarah ayat 269 disebutkan, “Dia memberi hikmah kepada siapa yang Dia kehendaki, dan barang siapa yang diberi hikmah, niscaya dia diberi kebaikan yang banyak. Dan tidak ada yang mengingatnya kecuali orang-orang yang berakal.”

Salah satu prinsip utama Ahliqq adalah gagasan memperlakukan orang lain dengan kebaikan dan empati. Hal ini termasuk menunjukkan belas kasihan terhadap mereka yang membutuhkan, bersikap murah hati dan beramal, serta memperlakukan semua individu dengan hormat dan bermartabat. Dalam Al-Qur’an disebutkan, “Dan turunkan kepada mereka sayap kerendahan hati karena kasih sayang dan katakanlah, ‘Ya Tuhanku, kasihanilah mereka yang telah membesarkanku. [when I was] kecil’” (QS Al Isra ayat 24).

Aspek penting lainnya dari Ahliqq adalah pencarian kebijaksanaan dan pengetahuan. Dalam Al-Qur’an, orang-orang beriman dianjurkan untuk mencari ilmu dan pemahaman agar dapat bertumbuh secara spiritual dan intelektual. Hal ini termasuk mempelajari Al-Quran, merefleksikan ajaran-ajarannya, dan terlibat dalam dialog dengan orang lain untuk memperdalam pemahaman seseorang tentang keimanan. Sebagaimana tertulis dalam surat Al-Imran ayat 190, “Sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi serta silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal.”

Ahliqq bukan sekadar amalan pribadi, melainkan cara membangun masyarakat harmonis dan penuh kasih sayang. Dengan mewujudkan nilai-nilai kebijaksanaan dan kasih sayang, individu dapat menciptakan komunitas yang lebih damai dan adil di mana setiap orang diperlakukan dengan baik dan hormat. Praktik ini sangat relevan di dunia saat ini, di mana sering kali terdapat kurangnya empati dan pemahaman terhadap orang lain.

Kesimpulannya, Ahliqq adalah praktik abadi yang mengedepankan kebijaksanaan dan kasih sayang sebagai nilai-nilai penting dalam Islam. Dengan mewujudkan kebajikan-kebajikan ini, individu dapat menumbuhkan masyarakat yang lebih damai dan harmonis dimana setiap orang diperlakukan dengan baik dan hormat. Sebagaimana yang diajarkan Al-Quran, “Dan bersikaplah moderat dalam langkahmu dan kecilkan suaramu, sesungguhnya suara yang paling tidak menyenangkan adalah suara keledai” (QS. Luqman, ayat 19). Mari kita berusaha untuk mewujudkan prinsip-prinsip Ahliqq dalam kehidupan kita sehari-hari dan berupaya membangun dunia yang lebih penuh kasih dan bijaksana.